Trading / Investasi

Inilah Indikator Saham Terbaik Yang Berpotensi Cuan Besar!

Investasi dalam bentuk saham menjadi daya tarik terbesar untuk setiap investor yang sangat berambisi mendapatkan profit besar. Keuntungan yang diberikan dari investasi saham memanglah lebih besar dari jenis investasi lainnya. Oleh karenanya, setiap investor harus mengetahui indikator saham terbaik agar potensi profit yang didapatkan juga besar.

Perlu diketahui setiap investor bahwa ada beberapa indikator saham terbaik yang perlu diketahui dan digunakan oleh investor. Dengan mengetahui hal ini potensi profit besar juga akan berpeluang besar. Adapun informasi lebih lanjut mengenai indikator saham ini, simak ulasan berikut:

1. Moving Averages

Jika ditanyakan pada investor saham yang profesional, tentu mereka setuju bahwa moving average menjadi satu indikator saham terbaik dan paling akurat. Biasanya para investor lebih senang menggunakan indikator ini untuk jenis investasi saham dalam kurun waktu yang cukup lama, misalkan saja lebih dari 8 bulan.

Perlu diketahui juga bahwa indikator ini menjadi indikator paling tertua yang digunakan dalam dunia investasi perusahaan. Bahkan indikator ini telah dipakai jauh sejak sebelum era komputerisasi serta kemunculan analisis teknikal modern. Tak mengherankan jika indikator ini menjadi indikator saham terbaik dan juga yang paling akurat.

2. Stochastic

Bagi investor yang menggunakan teknik swing trading ataupun investasi saham dalam waktu jangka pendek, indikator ini sangat disarankan untuk digunakan. Karena untuk indikator Stochastic ini menunjukkan hasil yang paling akurat saat investor menggunakan teknik tersebut. Meskipun begitu, untuk jenis investasi jangka panjang indikator ini masih cocok juga untuk digunakan.

Dalam indikator ini bekerja dengan mengukur harga rata-rata dari saham. Harga ini didapatkan dari trend harga terendah hingga trend harga tertinggi dalam kurun waktu beberapa hari ini. Dari kurun waktu tersebut akan dilakukan perbandingan harga dengan menunjukkan harga harga penutupan terakhir. Dan harga terakhir inilah yang menjadi patokan investor dalam proses pengambilan keputusan jual belinya.

3. MACD

Tentu bagi para investor tak akan asing bila mendengar indikator MACD ini. Untuk indikator Moving Averages Convergence Divergence atau sering disebut sebagai MACD ini sangat cocok digunakan untuk jenis investasi dalam kurun waktu menengah. Biasanya durasi waktu dari jenis investasi ini berkisar antara 3 minggu hingga paling lama selama 30 minggu.

Mengapa indikator ini paling cocok digunakan untuk jenis investasi tersebut? Karena indikator MACD sangat mengetahui arah dari trend market maupun pergerakan harga yang akan berlangsung. Namun, trend market yang diketahui ini tidak valid digunakan jika investor memakai investasi jangka panjang maupun jangka pendek.

4. Resistance/Support Level

Sebelumnya, perlu diketahui jika Resistance/Support Level ini tidak bisa dikategorikan sebagai indikator penilaian saham. Akan tetapi, ia termasuk ke dalam analis teknikal penting dan terbaik dalam penilaian saham. Banyak investor yang telah membuktikan bahwa dengan memakai metode analisis teknikal ini, mereka dapat memperbesar peluang dalam perolehan profitnya.

Dalam metode analisis Resistance/Support Level ini menggunakan data gabungan dari beberapa indikator analisis teknikal yang lain. Karena penggabungan data analis ini, tentu hasil yang didapatkan akan cukup akurat sebagai dasar pengambilan keputusan. Dari keakuratannya inilah, setiap investor yang memilih berinvestasi di dunia saham perlu mempelajari teknik ini.

Perlu diketahui juga, metode ini juga cocok digunakan untuk seluruh jenis investasi dalam dunia saham. Dan tentu hal ini sangat berguna untuk setiap investor dalam proses pengambilan keputusan jual beli sahamnya.

5. Candlestick PTC

Pada poin Candlestick PTC ini hampir mirip dengan Resistance/Support Level, dimana poin utamanya ini keduanya tidak termasuk indikator analisis teknikal. Namun, termasuk dalam metode analisis teknikal yang juga paling akurat dalam perhitungan dan penganalisisan dunia persahaman.

Pada penggunaan metode analis teknikal di Candlestick ini, investor tidak boleh menelan sinyal beli secara mentah-mentah. Karena sinyal ini tidak sepenuhnya menandakan sebagai sinyal beli. Hal ini dikarenakan dalam metode analisis teknikal yang satu ini, investor harus juga memperhatikan pola trend itu muncul.

Dengan munculnya trend pada pola jual beli saat menggunakan metode analis ini, tentu membuat investor memiliki peluang profit yang semakin besar. Tak hanya besar saja, peluang tersebut juga akan cukup akurat.

Itulah informasi mengenai indikator saham terbaik yang tentunya berpotensi cuang cukup besar. Meskipun indikator-indikator tersebut dinilai cukup akurat, pastikan Anda sudah cukup memahami akan pola dari indikator ini terlebih dahulu sebelum melakukan eksekusinya.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button