Trading / Investasi

Kumpulan Istilah dalam Trading Forex yang Wajib Dimengerti Pemula! 100% 11

Memahami setiap istilah dalam trading forex merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap investor, khususnya yang masih pemula. Lantaran tanpa adanya pemahaman yang cukup, maka seseorang akan sulit dalam beradaptasi dengan lingkungan trading. Alih-alih mendapatkan keuntungan yang menggiurkan, tanpa pemahaman cukup tersebut, investor justru berpotensi untuk jatuh ke dalam kerugian.

Berdasarkan hal itulah, maka di sini akan diterangkan sejumlah istilah dalam trading forex paling mendasar yang wajib dipahami. Supaya investor bisa dengan mudah beradaptasi dengan sistem yang ada dan bisa segera tangkas dalam mengambil aneka keputusan terkait jual beli sahamnya. Tidak perlu bercakap lebih lama lagi, berikut penjelasan rinci mengenainya:

1. Margin

Istilah dalam trading pertama yang semestinya dipahami oleh setiap calon trader adalah Margin. Yakni sebuah istilah yang dipakai untuk menggambarkan sisa nominal uang yang ada pada akun trader. Besar kecilnya nominal dari margin ini tergantung pada jumlah transaksi yang dilakukan. Semakin besar transaksi, maka margin akan semakin besar, begitu sebaliknya.

Umumnya margin merupakan deposit yang dilakukan oleh seorang trader. Ini difungsikan sebagai sebuah jaminan selama bertransaksi di dunia trading. Semisal untuk membuka posisi trading maupun saat hendak mempertahankannya.

2. Leverage

Selanjutnya dikenal pula istilah yang disebut dengan Leverage. Dalam dunia trading istilah ini dapat dipahami sebagai sebuah fitur pinjaman yang disediakan oleh pihak broker atau pialang untuk para trader. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya transaksi, khususnya bagi para trader yang punya kendala keterbatasan modal.

Keuntungan menggunakan Leverage ini adalah batasannya bisa disesuaikan sendiri oleh masing-masing trader. Semisal dengan menyesuaikan besaran Leverage dengan prioritas transaksi ataupun manajemen resiko yang ada dalam rencana tradingnya. Dengan begitu, diasumsikan bahwa Leverage ini akan dapat dimanfaatkan secara optimal.

3. PIP dan Spread

Percentage in Point atau yang disingkat Pip dapat dikatakan sebagai satuan terkecil dari mata uang dalam trading forex, yang dikenali sebagai nilai perubahan pair mata uang yang dipunyai seorang trader. 1 Pip nilainya sama dengan 0,0001. Jadi semisal Pair EUR/USD mengalami fluktuasi harga dari yang semula 1.1235 ke angka 1.1239, maka akan mendapat selisih sebesar 0,0004 atau 4 Pip.

Sedangkan istilah Spread dalam trading mengacu pada perbedaan antara bid atau harga jual dengan ask atau harga pembelian. Sebagai contoh mudahnya, semisal pada sebuah trading diketahui bahwa harga bid dari pair EUR/USD adalah 1.1245 dan harga asknya adalah 1.1246, maka akan mendapat selisih 0.0001. Sehingga diketahui bahwa spread pada kasus tersebut adalah 1 Pip.

4. Stop Loss dan Take Profit

Kemudian yang keempat ada istilah lain yang dikenal dengan Stop Loss dan Take Profit, yang berkaitan erat dengan untung rugi trader. Stop Loss merupakan batas kerugian maksimal seseorang ketika melakukan trading yang dapat diatur secara otomatis yakni melalui metatrader. Ini sangat bermanfaat untuk menghentikan transaksi apabila trader telah mencapai batas kerugiannya, sehingga terhindar dari potensi terkena kerugian yang lebih besar.

Sebaliknya, untuk Take Profit adalah istilah yang dipakai untuk penargetan untung maksimal yang diperoleh seorang trader. Ini juga bisa diatur secara otomatis melalui metatrader. Gunanya, jika saat sedang bertransaksi, nilai harga telah mencukupi target maka transaksi dapat ditutup secara otomatis.

5. Margin Call

Terakhir yang tidak kalah urgent untuk diingat adalah Margin Call. Dapat dikatakan ini sebagai sebuah alarm yang mengingatkan seorang trader untuk lekas menambah nilai margin yang dimilikinya. Tujuan dari peringatan tersebut tidak lain untuk melakukan pembukaan trading ataupun untuk bertahan dalam posisi trading.

Seorang trader apalagi pemula tidak boleh sembarangan mengabaikan alarm ini, karena bisa berdampak transaksi yang dilakukan. Semisal yang paling sering terjadi adalah broker melakukan likuidasi ataupun auto cut secara otomatis.

Itulah tadi sejumlah istilah dalam trading forex paling mendasar dan kerap digunakan yang wajib dipahami oleh setiap trader, khususnya pemula. Dengan memahami poin-poin penting di atas, harapannya para trader dapat lebih adaptif dengan sistem. Sehingga peluang untuk mendapatkan cuan besar dari bisnis trading ini pun semakin besar dan kian menggiurkan!

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button